MS #17 : Cinta Karena Allah


Dari Anas radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga perkara, barangsiapa yang ketiganya ada pada dirinya niscaya dia akan merasakan manisnya iman: barangsiapa yang Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya daripada segala sesuatu selain keduanya, barangsiapa yang mencintai seorang hamba dan tidaklah dia mencintainya kecuali karena Allah, dan barangsiapa yang benci kembali kepada kekafiran setelah Allah menyelamatkan dirinya dari kekafiran itu sebagaimana dia tidak suka dilemparkan ke dalam neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebuah konsekuensi logis dari keimanan adalah menghadirkan rasa cinta dan benci. Mencintai apa-apa yang Allah cintai, seperti cinta terhadap ahli tauhid, ketaatan dan sunnah nabi. Dan membenci apapun yang Allah benci. Yaitu membenci ahli syirik, kemungkaran, dan juga bid’ah.

Cinta adalah energi yang mampu menggerakkan. Dalam beribadah cinta adalah syarat, yang kemudian termanifestasikan dalam bentuk tertinggi yaitu ikhlas.

Cinta adalah amalan hati. Bahkan cinta yang benar mampu menghantarkan kita pada surga.

Dikisahkan pada suatu hari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu menceritakan suatu ketika seorang Arab Badui berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kapan hari kiamat terjadi?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadanya, “Apa yang kamu persiapkan untuk menghadapinya?”. Ia menjawab, “Kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.” Nabi bersabda,“Kamu akan bersama orang yang kamu cintai”.Kemudian Anas berkata, “Tidaklah kami bergembira setelah masuk Islam dengan kegembiraan yang lebih besar selain tatkala mendengar sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai.”Maka aku mencintai Allah, Rasul-Nya, Abu Bakar, dan Umar. Aku berharap bersama mereka -di akherat- meskipun aku tidak bisa beramal seperti mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa dahsyat hadits tersebut. Sehingga pantas jikalau beliau, Anas Bin Malik sangat senang mendengar hadits tersebut. Padahal jika dilihat dari segi keshalihan, beliau jauh di atas kita, beliau seorang shahabat Nabi yang tidak perlu diragukan lagi kualitas keimanannya.

Lantas bagaimana dengan kita hari? Sudahkah kita bergembira seperti Anas ? Sudahkah kita ikut mengamalkannya?

Maka sebetulnya, hadits ini cukup menjadi pengingat bagi kita siang-malam, agar memperhatikan siapa-siapa saja yang kita cintai. Serta cukup untuk menjadi hujjah akan maraknya fenomena mengidolakan K-pop’, artis-artis hollywood, musisi, dan sebagainya. Padahal Islam telah jelas memberi tuntunan pada umat, bahwa Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi Wassalam adalah sebaik-baik suri tauladan. Siapa yang megikuti beliau (sunnah) maka akan selamat di dunia dan di akhirat.

Maka sahabatku, mulai detik ini perhatikanlah siapa-siapa saja yang kita cintai. Karena engkau kelak akan bersama dengan orang-orang yang kau cintai.

Cinta yang benar juga mampu mendatangkan naungan Allah. Kabar gembira tersebut disampaikan dalam sabda Nabi, Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tujuh golongan yang mendapatkan naungan Allah pada hari tiada naungan kecuali naungan dari-Nya. Seorang pemimpin yang adil. Pemuda yang tumbuh dalam ketaatan beribadah kepada Allah. Seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid. Dua orang lelaki yang saling mencintai karena Allah; mereka bertemu dan berpisah karena-Nya. Seorang lelaki yang diajak [berbuat keji] oleh perempuan yang berkedudukan serta berparas cantik, lantas dia berkata: ‘Aku takut kepada Allah.’ Seorang lelaki yang bersedekah seraya dia sembunyikan sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya. Dan seorang lelaki yang berdzikir/mengingat Allah dalam keadaan sendirian lalu mengalirlah air matanya.” (HR. Bukhari 660 dan Muslim 1031)

Wallahu a’lam bish shawaab.

At-Tauhid. 2012. Cinta dan Benci Karena Allah. https://buletin.muslim.or.id/nasehat/cinta-dan-benci-karena-allah/. Diakses pada 29 Januari 2019 pukul 06.10 WIB

©Fajr Studio
Masjid Mardliyyah UGM

Ikuti akun Masjid Mardliyyah UGM:
🖥 facebook.com/FOSDAMMrdliyyah/
🎥 youtube.com/c/MasjidMardliyyahUGM
📷 instagram.com/mmardliyyahugm/
🎙 t.me/mmardliyyahugm
📲 line.me/R/ti/p/%40nsb2585g
🌐 mardliyyahugm.com
📞 081225334282

#MenjedaSejenak #MMmenjedasejenak #FajrStudio #MasjidMardliyyahUGM #januari2019 #truelove #becauseAllah #cintaabadi #tauhid #indonesiabertauhid #inkscapefordawah #motivasiIslam #nasehat #posternasehat #flatdesign #graphicdesign #design #illustration

Posted in Artikel Fajr Studio, Menjeda Sejenak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *