WR (24) : Masjid K.H. Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Masjid K.H. Ahmad Dahlan merupakan masjid kampus yang ada di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Tepatnya di Jalan Brawijaya, Geblagan, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Pembangunan masjid ini mulai dilakukan pada tahun 2006. Lalu satu hingga dua tahun kemudian, masjid ini sudah dapat digunakan. Tujuan dibangunnya masjid ini untuk menunjang kegiataan keagamaan dan mendukung peningkatan mentalitas dan kepribadian civitas akademika UMY.

Masjid K.H. Ahmad Dahlan memiliki tiga lantai, yaitu lantai dasar, lantai satu, dan lantai dua. Jika memasuki masjid ini melalui gerbang utama UMY, kita akan melewati lapangan bintang segi delapan yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa sekaligus landmark UMY. Begitu memasuki lantai satu masjid, kita dapat melihat poster besar bertuliskan kepribadian warga Muhammadiyah; matan, keyakinan, dan cita-cita warga Muhammadiyah; serta pedoman hidup Muhammadiyah. Di lantai satu ini diperuntukkan bagi jamaah laki-laki. Selain itu, di sisi kanan kirinya juga terdapat kantor takmir, LPPI (Lembaga Pengembangan dan Pengkajian Islam), dan UKI JAA (Unit Kerohanian Islam Jamaah Al-Anhar, lembaga dakwah kampusnya UMY). Sementara itu, lantai dua diperuntukkan bagi jamaah perempuan.

Berbeda dengan lantai satu dan dua yang digunakan untuk tempat salat, di lantai dasar masjid ini biasanya digunakan untuk kegiatan mahasiswa, seperti seminar, rapat, dan rangkaian ospek. Serta sering disewakan untuk acara pernikahan. Selain itu, di sekitar lantai dasar masjid ini, terdapat kolam ikan, halaman luas yang ditumbuhi pepohonan, dan jembatan kecil. Tidak heran jika jamaah bisa duduk berlama-lama di masjid ini.

Dari segi fasilitas, yang ada di Masjid K.H. Ahmad Dahlan mungkin tidak jauh berbeda dengan masjid lainnya. Seperti ruang dan perlengkapan salat yang nyaman. Namun, ada hal yang cukup menarik di masjid ini, yaitu setiap lantainya memiliki dua tempat wudhu yang terdapat dua belas kran serta satu toilet. Hal ini, sangat memudahkan para jamaah, terutama jamaah lansia dan ibu hamil sehingga tidak perlu berjalan jauh untuk berwudhu atau ke toilet. Selain itu, hal menarik lainnya yaitu pemberitahuan adzan akan berkumandang. Biasanya sekitar lima hingga sepuluh menit sebelumnya.

Dari segi kegiatan, ada beberapa kegiatan rutin yang diadakan di Masjid K.H. Ahmad Dahlan ini. Seperti pengajian rutin, KSP (Kajian Sabtu Pagi), pelatihan penyembelihan kurban, dan pelatihan pemandian jenazah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meramaikan dan memakmurkan masjid. Serta menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan pembangunan masjid ini.

Referensi:
• Admin. Sarana dan Prasarana. http://fai.umy.ac.id/seputar-kampus/sarana-dan-prasarana/. Diakses pada tanggal 1 Februari 2019 pukul 16.12 WIB.
• Pitriani, Ratna. 2018. “Pengaruh Dakwah melalui Pengajian Rutin di Masjid KH. Ahmad Dahlan terhadap Religiusitas Mahasiswa-Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2018.” Skripsi. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

©Fajr Studio
Masjid Mardliyyah UGM

Ikuti akun Masjid Mardliyyah UGM:
🖥 facebook.com/FOSDAMMrdliyyah/
🎥 youtube.com/c/MasjidMardliyyahUGM
📷 instagram.com/mmardliyyahugm/
🎙 t.me/mmardliyyahugm
📲 line.me/R/ti/p/%40nsb2585g
🌐 mardliyyahugm.com
📞 081225334282

#WisataReligi #MMWisataReligi #februari2019 #MasjidJogja #MasjidKampus #masjidUMY #FajrStudio #MasjidMardliyyahUGM #MasjidKampusUMY #MasjidKHAhmadDahlan #backtomasjid #WisataJogja #explorejogja #mosqueoftheworld #architecture #mosquetraveler #indonesianmosque #masjidindonesia #design #graphicdesign

 

Posted in Reportase, Rihlah, Wisata Religi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *