MS #20 : Ayo Lebih Baik!


Suatu hari Rasulullah saw ditanya, “Kapan seseorang dikatakan buruk?” Rasulullah saw pun menjawab,“Saat ia menyangka dirinya seorang yang baik.” (Riwayat Aisyah ra dalam At-Taisiir bisyarh Al-Jaami’ as-Shoghiir 2/606)

Jangan merasa diri sudah baik. Jangan hanya cukup dengan amalan hari ini. Sebab, Allah masih memberi kita satu karunia, yang paling berharga dan tak akan bisa dimiliki oleh mereka yang sudah mati. Ialah nikmat umur.

Ketika Allah masih memperkenankan kita untuk hidup, jangan salah paham dengan menggunakannya semaumu, untuk menuruti hawa nafsu, dan menciptakan sesuatu yang kausebut bahagia. Ya, bahagia versi dunia.

Meski begitu pahamilah, jadikan setiap detik waktu yang tersisa adalah episode tobat kita. Di setiap helaan napas, Allah masih beri kesempatan kita untuk senantiasa memperindah dan memperbanyak amal shalih.

Yakini dengan sebenar-benarnya, bahwa hanya di dunia aku mampu berlaku taat. Mengumpulkan pundi-pundi pahala dan mengantongi banyak bekal untuk perjalanan yang luar biasa panjangnya. Tak ada kesempatan lagi selain ini. Yakinilah betul-betul. Maka, letakkan dirimu sebagai orang yang paling buruk, banyak kelemahan, banyak kekurangan. Bukan yang paling baik. Sebagaimana Umar Radhiyallahu’anhu berpesan, “Andai kamu keluar rumah anggaplah semua orang di sekelilingmu baik kecuali dirimu.”

Jangan merasa baik. Apalagi merasa lebih baik dari orang lain. Karena Allah hanya akan memandang tepat pada hatimu, melihat keikhlasanmu. Jika banyak amalan engkau tidak ikhlas dalam mengerjakannya, maka itu tak akan berbuah pahala dan ridho dari-Nya. Melainkan hanya kesia-siaan. Karena syarat diterimanya amalan adalah ikhlas.

Jangan merasa lebih baik. Namun, ayo lebih baik lagi. Dengan memperindah laku, adab, akhlak, dan ibadah. Pun saat kita mencoba untuk melakukan ibadah dengan memaksa diri. Tak apa, Insyaa Allah ada pahala. Karena Allah menyaksikan perjuanganmu.

Teruslah berbuat baik. Kita tak pernah tahu kapan dan amal apa yang nantinya Allah terima. Karena orang yang terus beramal sambil memperbaiki dan memeriksa niatnya akan ditarbiyah oleh Allah akan hatinya.

Jangan berhenti menjadi baik. Apalagi puas dengan ungkapan aku sudah baik. Karena sejujurnya itu hanya tipu daya setan.

©Fajr Studio
Masjid Mardliyyah UGM

Ikuti akun Masjid Mardliyyah UGM:
🖥 facebook.com/FOSDAMMrdliyyah/
🎥 youtube.com/c/MasjidMardliyyahUGM
📷 instagram.com/mmardliyyahugm/
🎙 t.me/mmardliyyahugm
📲 line.me/R/ti/p/%40nsb2585g
🌐 mardliyyahugm.com
📞 081225334282

#MenjedaSejenak #MMmenjedasejenak #FajrStudio #MasjidMardliyyahUGM #februari2019 #ayolebihbaik #perbanyakamal #terusbaik #tauhid #indonesiabertauhid #inkscapefordawah #motivasiIslam #nasehat #posternasehat #flatdesign #graphicdesign #design #illustration

Posted in Artikel Fajr Studio, Menjeda Sejenak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *